Monday, November 14, 2011

KAMU

pagi tadi setelah saya posting masalah "penyakit" itu, saya baca di twitter kalau kamu sakit.
kamu sakit apa di sana?
bagaimana keadaanmu sekarang?
sudah makan? minum obat?
saya terus bertanya sampai saat saya menulis ini, karena semua akses saya untuk menghubungi kamu tidak sedang ada di dekatmu atau kamu terlalu lemas untuk menanggapinya.

dari minggu lalu kamu memang sudah mengeluh sakit, bahkan sempat terjatuh dari motor.padahal sebelumnya kita sempat ngobrol di yahoo messenger. kamu terlihat baik, karena sempat bercanda dan bercerita tentang sakitmu.

saya pikir kamu marah atau apa-lah tentang sikap saya makanya gak bales ym ataupun sms saya. eh ternyata kamu sakit, saya salah kira. hari minggu dua minggu lalu kamu sempat mengajak pergi ke gereja, karena di hari minggu 13 November itu kamu akan main gitar. tapi ternyata saya tunggu kamu, kamu tak kunjung menghubungi saya, dan ternyata kamu sakit.

saya ingin sekali menjenguk kamu, tapi saya gak punya keberanian sebegitu besar untuk datang ke rumah-mu. padahal saya ingin, ingin tau keadaanmu, sakit apa kamu, dan lain sebaginya supaya rasa penasaran dan khawatir saya tentang kamu terjawab.
saya memang tidak berani atau belum berani untuk menjengukmu ke rumah, tapi saya doakan kamu cepat sehat dan bisa ngobrol dengan saya.
berkomentar tentang satu dan lain hal bersama kamu menyenangkan,tertawa karena kamu bercanda dengan emoticon dalam ym yg membuat saya bisa terbahak karena sembari membayangkan bagaimana kalau kamu mengedipkan mata-mu demikian.

No comments:

Post a Comment