18 Desember 2011
Saya gelisah karena kamu, iya kamu.
sial pikir saya, sehebat apa kamu sampai bisa membuat saya kebat-kebit gak karuan begini sih?
kamu memang hanya diam, tidak berbut apa-apa tapi saya merasa ada yang istimewa di sana, entah di mana dan saya sedang berusaha melihatnya lebih dekat.
Asal kamu tau saat saya menulis ini saya sedang dirundung ke-gelisaha-an yang membuncah, saya juga bingung.okee saya macam abege, tapi bukankah memang itu yang dirasaan mereka yang sedang jatuh cinta?
oppsss.. saya jatuh cinta sama kamu? saya rasa belum, hanya saya kagum sama kamu.
tapi mungkin lagi(lagi) ekspetasi saya yang terlalu berlebihan saja, saya terlalu terbawa suasana saja padahal seperti pernah kamu bilang "gak usah pake perasaan laah".
hmm.. saya bingung sebenarnya mau nulis apalagi buat kamu, yang jelas saya ehem.. kangen kamu, tapi saya terlalu payah dan malas mengungkapkannya. karena kamu yang terlalu banyak bertanya ini itu, dan saya berharap siapapun yang sering kamu ungkapkan semoga kamu senang dan seperti kamu bilang bisa mengimbangi kamu.
selamat malam, saya tau kamu masih bersenang-senang di sana :)
No comments:
Post a Comment